Iseng2 Berhadiah Giveaway Tiket Main ke Pandora Experience

Berawal dari keisengan semata di saat hype halloween melanda di bulan Oktober lalu. Cukup dengan tag lima teman yang bakal mau diajakin seru2an bareng di Pandora Experience, dan empat tim pemenang giveaway akan diumumkan beberapa hari setelahnya. Karena emang iseng dan penasaran biar bisa nyobain escape room terserem di Jakarta ini, ga cukup cuman sekali aja ngetag lima temen tapi beberapa kali dong ngetag lima temen yang lainnya. Jadi total aku ngetag kurang lebih 15 orang buat bisa menangin tiket giveawaynya. Alhamdulillah, ternyata namaku tercantum dong beserta empat nama lainnya. Mulai dong aku kabari orang2nya, mau main ke escape roomnya kapan dan berujung wacana hehe (mulai dari alasan takut hingga tak ada kabar). Mendekati ujung masa berlaku dari tiket giveawaynya, mulai deh nyari massa lagi yang sekiranya mau diajakin seru2an. Terkumpulah empat lelaki fearless yang siap masuk ke escape room terseram di Jakarta.  

Setelah book jadwal di hari Selasa 12 Desember 2017, kami pun mulai harap2 cemas untuk berangkat ke Pandora atau ga. Secara sejak senin siang, Jakarta dilanda cuaca musim hujan yang cukup ekstrim dan kita ga bakal berangkat kalo emang esoknya cuaca tak bersahabat. Selain itu, jarak kantor dan Pandora Exp pun cukup jauh. Menurut ramalan cuaca pun, Jakarta akan diselimuti awan. Jadinya kita cukup optimis dong buat berangkat, pulang teng go – order gojek – nyampek sebelum maghrib. Tapi rencana manusia tidak akan bisa sesempurna rencana-Nya, bener dong sore Jakarta kala itu ditemani rintik2 hujan. Karena pada dasarnya aku orangnya optimis ya, meskipun gerimis tetep hajar. Tapi tidak berlaku bagi tiga lelaki fearless lainnya, was was ga keburu maghrib dan lain banyak hal jadi bikin mood ku turun. Demi kebaikan kita semua, diputuskan untuk sholat maghrib dulu dong di kantor (wajib sih ini, dari pada kejebak macet tapi belum sholat hehe). Usai sholat pun, langsung dong pesen ojek online sampai order ojek online dari tiga aplikasi berbeda. Tak selang beberapa menit, satu lelaki fearless yang sering dimirip2in sama vokalis band legendaris “Queen” pun mendapatkan driver ojek onlinenya. Sisa satu orang nih yang belum dapet driver, dialah sang imam muda. Lalu aku dan satu lelaki fearless lainnya yang ngakunya excited tapi juga takut sampai kaki nya lemes ini bawa motor sendiri, jadinya bisa boncengan. Hampir setengah jam menunggu, sang imam muda tak kunjung mendapatkan driver. Lalu ia menyuruh kita untuk berangkat duluan, dan dia akan menunggu hingga 15 menit kemudian. Kalau memang ga dapet ojek online nya, dia ga akan nyusul ke TKP. Untuk mempersingkat waktu, kita pun setuju untuk berangkat duluan. Alhamdulillah, selang beberapa detik kemudian sang imam pun mendapatkan driver ojek online nya dan empat lelaki fearless dengan tiga motor meluncur menembus rintiknya hujan menuju Mall Ciputra Grogol.

empat lelaki fearless

Karena sebelum berangkat pun kita udah ngerasa kelaperan, setibanya di Mall Ciputra kita putuskan untuk menyantap makan malam terlebih dahulu dengan alasan “nantinya kan kita bakal mikir, jadinya perut ga boleh kosong biar bisa mikir”. Mendekati waktu booking pihak Pandora pun menelpon kami untuk memastikan kehadiran kami. Karena memang kita belum sholat Isya’, kita coba menginfokan ke tim Pandora bahwasanya kita bakal telat dikit dan merekapun membolehkan kami untuk sholat terlebih dahulu. Energi fisik dan spiritual pun sudah terpenuhi, kita pun sudah siap masuk ke escape room episode “the descent”. Tapi sebelum masuk, kita disodori formulir tata tertib seperti ga boleh bawa hp ataupun peralatan elektronik lainnya, segala bentuk kecelakaan bukan lagi tanggung jawab pihak pandora exp dan disarankan bagi yang memiliki penyakit jantung/asma sangat tidak dianjurkan yang mana formulir ini perlu ditandatangani masing2 orang. Maaf sebelumnya kalo di tulisan ini, aku ga bakal kasih spoiler apapun terkait escape room ini khususnya untuk episode “the descent” yang terinspirasi dari kisah misteri klasik dari gedung bersejarah Lawang Sewu yang ada di Semarang. Nantinya kalian bakal disuruh untuk menemukan petunjuk-petunjuk yang tersembunyi agar bisa keluar dan menyelesaikan episode tersebut. Satu hal lagi yang pasti perlu kalian ingat bahawa kalian ga boleh takut dan pastikan jangan saling dorong ya, soalnya jalanannya sempit dan juga temboknya agak kasar. Karena bisa2 kita bisa tergores ataupun terbentur akibat kecerobohan kita sendiri. Kita harus selalu memperhatikan kemana kita melangkah dan ga perlu tergesa2 ya. Durasi permainan dilakukan selama satu hingga dua jam tergantung episode yang kita mainkan, stay safe and well played.

Leave a Reply